Tim dari PTIIK UB ini berhasil menciptakan
permainan “Bunny Beyond”, permainan strategi yang dapat dimainkan
melalui ponsel pintar keluaran Nokia. “Game ini ditujukan untuk anak
usia 10 tahun keatas. Game ini menceritakan tentang perlawanan dengan
berbagai senjata terhadap kelinci alien yang menyerang bumi”, jelas
Febri. Senjata yang digunakan, menurut Febri, disesuaikan dengan kelinci
yang akan menyerang. “Ada pendingin, misil dan lainnya”, tambahnya.
Piranti lunak permainan ini akan dirilis ke Windows
Market untuk dapat diunduh oleh pengguna ponsel maupun sistem operasi
Windows Mobile 8. “Saat ini, prosesnya sedang menunggu sertifikasi dari
Microsoft dan masih diuji. Rating juga akan muncul ketika permainan ini
sudah mulai dirilis”, jelas Febri. Ketiga mahasiswa ini, Febri Abdullah,
M. Aminul Akbar dan Iqra Ahmadya berhasil mengungguli Institut
Teknologi Sepuluh November, Surabaya (ITS) yang menjadi juara III.
Sedangkan juara I pada kompetisi ini diraih oleh Universitas Padjajaran,
Bandung.
Kompetisi ini diikuti oleh 428 peserta yang berasal
dari 40 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui hasil
seleksi, dipilih 54 finalis dan 20 pemenang. 20 pemenang termasuk Febri
dan kawan-kawan. Selain mendapat medali perak, para pemenang juga
mendapat dukungan oleh Nokia berupa Premium Developer Program senilai
1.500 US$.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar