Secara psikologis, tim pemasaran restoran sengaja membuat daftar menu semenarik mungkin. Namun sebelum memesannya, pastikan Anda memperhatikan beberapa hal berikut, seperti dikutip Moneynings:
Pandangan mata
tertuju pada setengah halaman daftar menu
Secara alamiah, mata kita akan melihat daftar menu dari atas ke bawah dan biasanya terhenti hanya sampai setengah bagian. Secara instan, mata kita terhenti pada bagian setengah halaman pertama dari daftar menu tersebut.
Di spot ini biasanya terdapat dua jenis menu berbeda, yaitu menu andalan dan menu paket. Menu andalan retoran biasanya membuat kita ingin mencicipinya, namun sering kali masih butuh pertimbangan. Sementara, kita cenderung akan memilih menu paket karena harganya terlihat lebih ekonomis. Walaupun kita hanya memilih menu paket, pihak restoran tetap yakin bila kita akan kembali lagi untuk mencoba menu andalan tersebut.
Menu paket sama saja sebenarnya
Kita sering menjumpai restoran yang menawarkan menu paket dengan harapan konsumen akan memilihnya karena harga ekonomis walaupun sebenarnya sama saja. Pihak restoran biasanya menggabungkan dua menu atau lebih dalam satu paket yang terdiri dari menu andalan restoran dan menu pelengkap. Ini tentunya memberikan keuntungan lebih bagi restoran tersebut karena daya tarik menu paket yang ditawarkan selalu menjadi pilihan konsumen yang ingin menikmati makanan mewah walaupun didampingi makanan yang biasa saja.
Pengaturan daftar menu
Biasanya, sebuah restoran akan menyusun daftar menu berdasarkan jenis makanan, seperti makanan pembuka, salad, dan sebagainya. Ini berbeda dengan restoran tradisional, seperti warung tenda atau rumah makan tradisional, yang meyusun daftar menu secara bebas tanpa jenjang atau tahapan makan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pembaca menu akan melihat item pertama dan terakhir dalam daftar menu. Hal ini berguna untuk melihat menu andalan resotaran, yang menjadi ladang uang mereka. Jadi, ada baiknya Anda membaca daftar menu secara mendalam, siapa tahu Anda menemukan menu yang lebih menarik dan pas.
Penggunaan istilah-istilah khusus
Teknik penulisan yang menarik memang bisa membuat kita penasaran untuk mencicipi menu tersebut. Penulisan menu restoran secara deskriptif, misalnya, mencantumkan jenis makanan laut dari daerah tertentu, jenis sayuran yang memiliki fungsi tertentu, ataupun menu yang pernah dicoba oleh orang terkenal. Penyebutan hal-hal yang agak akrab di telinga Anda tentunya bisa menjadi alasan mengapa Anda perlu mencoba makanan tersebut.
Menu rekomendasi penting dipertimbangkan
Biasanya, pelayan restoran akan merekomendasikan menu atau memberi tahu menu-menu spesial yang bisa Anda coba. Mereka sebenarnya telah dilatih untuk "merayu" Anda. Jadi, lebih baik tanyakan langsung apakah mereka pernah mencobanya dan bagaimana rasanya.
Secara alamiah, mata kita akan melihat daftar menu dari atas ke bawah dan biasanya terhenti hanya sampai setengah bagian. Secara instan, mata kita terhenti pada bagian setengah halaman pertama dari daftar menu tersebut.
Di spot ini biasanya terdapat dua jenis menu berbeda, yaitu menu andalan dan menu paket. Menu andalan retoran biasanya membuat kita ingin mencicipinya, namun sering kali masih butuh pertimbangan. Sementara, kita cenderung akan memilih menu paket karena harganya terlihat lebih ekonomis. Walaupun kita hanya memilih menu paket, pihak restoran tetap yakin bila kita akan kembali lagi untuk mencoba menu andalan tersebut.
Menu paket sama saja sebenarnya
Kita sering menjumpai restoran yang menawarkan menu paket dengan harapan konsumen akan memilihnya karena harga ekonomis walaupun sebenarnya sama saja. Pihak restoran biasanya menggabungkan dua menu atau lebih dalam satu paket yang terdiri dari menu andalan restoran dan menu pelengkap. Ini tentunya memberikan keuntungan lebih bagi restoran tersebut karena daya tarik menu paket yang ditawarkan selalu menjadi pilihan konsumen yang ingin menikmati makanan mewah walaupun didampingi makanan yang biasa saja.
Pengaturan daftar menu
Biasanya, sebuah restoran akan menyusun daftar menu berdasarkan jenis makanan, seperti makanan pembuka, salad, dan sebagainya. Ini berbeda dengan restoran tradisional, seperti warung tenda atau rumah makan tradisional, yang meyusun daftar menu secara bebas tanpa jenjang atau tahapan makan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pembaca menu akan melihat item pertama dan terakhir dalam daftar menu. Hal ini berguna untuk melihat menu andalan resotaran, yang menjadi ladang uang mereka. Jadi, ada baiknya Anda membaca daftar menu secara mendalam, siapa tahu Anda menemukan menu yang lebih menarik dan pas.
Penggunaan istilah-istilah khusus
Teknik penulisan yang menarik memang bisa membuat kita penasaran untuk mencicipi menu tersebut. Penulisan menu restoran secara deskriptif, misalnya, mencantumkan jenis makanan laut dari daerah tertentu, jenis sayuran yang memiliki fungsi tertentu, ataupun menu yang pernah dicoba oleh orang terkenal. Penyebutan hal-hal yang agak akrab di telinga Anda tentunya bisa menjadi alasan mengapa Anda perlu mencoba makanan tersebut.
Menu rekomendasi penting dipertimbangkan
Biasanya, pelayan restoran akan merekomendasikan menu atau memberi tahu menu-menu spesial yang bisa Anda coba. Mereka sebenarnya telah dilatih untuk "merayu" Anda. Jadi, lebih baik tanyakan langsung apakah mereka pernah mencobanya dan bagaimana rasanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar